Restoran Boloboloni pada jaman dahulu disebut Rumah Makan Boloboloni. Letaknya kira-kira 100 m dari pinggir danau Toba, persis ditepi jalan yang menghubungkan Ambarita dan Pangururan.
Rumah Makan ini pada era tahun 80 an banyak disinggahi para turis Bule yang pada saat itu masih banyak mengunjungi Pulau Samosir, serta para pelancong domestik yang ingin bersantap dan singgah dalam perjalanan ke kota Pangururan atau desa-desa sebelumnya.
Boloboloni yang artinya kira-kira, "Ah, gampang, nggak ada masalah, tenang aja" merupakan gambaran dari sikap mertuaku terhadap kehidupan ini. Bagi dia tidak ada persoalan yang harus dibuat berat apalagi soal makan di restoran nya yang terkenal enak dan ramai dikunjungi ini. Tak heran karena sikap yang "easy going" itu, banyak teman dan kenalan selalu singgah untuk makan disana. Dan untuk orang-orang yang tidak mempunyai uang atau lagi bokek, mertuaku selalu memberi makan, dan berkata "Ah, Boloboloni...Mangan jo sude hamu..."
Rabu, 22 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar